Field Dispatch/№017
Menu
Back to The Wire
Dispatch · Oct 24, 2024

Rekan bukan berarti Teman.

Ngebahas lingkungan Kerja

REKAN KERJA = TEMAN KERJA?

Yoel Andreas Manoppo - Cubicube Entertainment

Di dunia kerja, kita seringkali menemukan diri kita bekerja bareng dengan banyak orang dari berbagai latar belakang. Tapi, perlu diingat: rekan kerja bukan berarti teman. Meskipun kita bisa ngobrol santai, bercanda, atau bahkan makan siang bareng, garis antara rekan dan teman kadang tipis banget tapi penting buat dipahami.

Sebenernya, ada perbedaan yang besar antara seseorang yang "se-rekan" dengan kita di tempat kerja, dan seseorang yang bisa kita anggap sahabat di luar kantor. Mungkin kalian bisa kolaborasi dalam proyek besar, tapi pas ada masalah pribadi? Belum tentu dia yang pertama nyodorin tisu buat ngelap air mata kamu. Di sisi lain, kalau rekan kerja tau terlalu banyak tentang kehidupan pribadi kamu, bisa jadi itu malah backfire. Drama kantor? No, thanks!

Hubungan di kantor lebih banyak soal kepentingan. Mungkin kalian akrab karena butuh teamwork buat achieve target, tapi setelah selesai, ya udah balik ke kesibukan masing-masing. Dan jangan kaget kalau tiba-tiba ada gosip soal kamu yang nongol entah dari mana. Yang kamu kira temen, ternyata cuma 'rekan' yang sekedar basa-basi buat jaga suasana.

Intinya? Keep it professional. Di dunia kerja, sikap profesional itu kunci. Bukan berarti harus dingin atau sombong, tapi cukup tahu batas. Jangan semua curhatan soal kehidupan kamu dibongkar di meja kerja. Ingat, kantor itu tempat cari nafkah, bukan tempat buat buka sesi terapi gratis.

Jadi, hati-hati dalam menilai hubungan di tempat kerja. Bukan semua orang yang kelihatan ramah sama kamu itu teman. Cukup jadi rekan, karena ujung-ujungnya kamu sendiri yang harus tau kapan waktunya berbagi, dan kapan harus menjaga jarak.